Kamis, 18 Agustus 2011

Pelangi di Mataku

Pelangi Di Mataku

Di era reformasi ini sering kita jumpai suatu keberagaman antar seseorang di lingkungan atau di manapun tempat kita berada. Keberagaman tersebut tidak bisa di pungkiri lagi karena setiap individu satu dan yang lainnya pasti mempunyai suatu perbedaan.

Keberagaman adalah kondisi keberbedaan/ketidaksamaan dalam aspek latar belakang pendidikan, fungsi, dan kepribadian. Keberagaman itu berkaitan dengan orang/manusia yg memiliki nilai, keyakinan dan opini. Keberagaman itu termasuk di dalamnya gaya hidup, orientasi seksual, asal daerah, jabatan organisasional, cacat fisik dan mental dll.

Contohnya kita dapat menjumpai keberagaman di dunia kampus,karena di situ terdapat mahasiswa-mahasiswa yang berasal dari berbagai kota yang berbeda.Yang mengakulturasi sehingga menjadikan banyak sekali keberagaman yang menyatu sehingga indah saat di rasa,di pandang,dan di ingat bagai warna yang menghiasi pelangi.
bayangkan jika pelangi hanya terdiri satu warna pasti tidak enak untuk di pandang,namun karena banyak warnalah yang membuat pelangi itu di cari-cari setelah hujan turun ke bumi.

Dunia kampus memang sebuah refleksi kehidupan nyata, ruanglingkup sosialisasi individu+komunitas yang lebih luas dan kompleks. Setiap elemen individu didalamnya dituntut untuk mematangkan diri dan komunitasnya, sebelum terjun kedunia sesungguhnya (yang merupakan himpunan yang cangkupannya lebih luas lagi). Definisi dari mematangan itu sendiri dilepas begitu saja kepada para individu+komunitas untuk mengeksplor lebih jauh tentang kematangan apa yang sesuai serta merefleksikan identitas mereka. Sehingga, mau-tidak mau dan suka-tidak suka pun, keberagaman identitas individu+komunitas kampus bertumbuh demikian lebatnya.

Namun semua itu tidak menjadikan pemusuhan ataupun pertikaian di antara mereka. Walau banyak perbedaan mereka tetap saling menghormati. Dan semua itu tidaklah menjadi penghalang bagi mereka untuk berteman bahakn menajalin persahabatan.

Keberagaman di kampus dapat kita lihat pada perbedaan tutur bahasa/budaya,perbedaan agama dan perbedaan antara yang kaya dan yang miskin. Perbedaan itu selalu menghiasi setiap insan yang berinteraksi dengan insan yang lainnya. Tapi dengan perbedaan itu akan menciptkan suatu keserasian. Tuhan menciptakan kita unik dan berbeda-beda, masing-masing kita memiliki kekurangan dan kelebihan. tujuannya ialah agar kita saling melengkapi karena tidak ada satupun dari kita yang sempurna.

Untuk mencapai keserasian dibutuhkan hati yang terbuka menerima perbedaan dan keunikan orang lain, di butuhkan kesabaran untuk menerima kekurangan orang lain, dibutuhkan kerendahan hati untuk menerima kelebihan orang lain.

Teman, kalo kita menginginkan hidup yang damai dan serasi, mulailah dengan membuka hati untuk sebuah perbedaan. Daripada menghakimi kenapa tidak kita melihat sisi baik dari seseorang dan memunculkannya. Semakin kita memaksakan sebuah keseragaman, pada akhirnya kita hanya akan bersekutu dengan diri kita sendiri.